5 Tanda diabetes yang sering diabaikan

foto credit : medicalxpress.com

Diabetes adalah salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia setelah jantung dan stroke, penyakit ini  banyak orang diderita semua kalangan mulai dari orang tua, dewasa bahkan sekarang banyak anak kecil telah didiagnosa memiliki diabetes pada usia yang sangat belia.

Meskipun banyak orang yang mengidap penyakit ini tetapi masih sebagian  orang yang belum mengetahui gejala apa saja yang menandai orang terkena diabetes.

Diabetes sendiri merupakan penyakit kencing manis, dimana kadar glukosa ( gula alami pada tubuh ) di dalam darah menjadi tinggi karena insulin dalam tubuh tidak dapat dapat diproduksi ataupun dikeluarkan padahal insulin dibutuhkan untuk mengantar energi ke seluruh sel tubuh.

Pada umumnya air seni pengidap diabetes rasanya manis karena mengandung gula.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang atau dalam kondisi memiliki penyakit diabetes, karena memang gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan gejala penyakit  sepele lainnya.

Berikut merupakan 5 gejala penyakit diabetes yang anda perlu ketahui:

  1. Buang air kecil berlebihan

foto credit : blogkesehatandian.com

Orang sehat akan buang air kecil dengan frekuensi 4-10 kali dalam sehari tergantung asupan cairan yang dia minum dalam seharinya. Tetapi bagi para penderita diabetes akan terjadi perubahan frekuensi buang air kecil. Buang air kecil menjadi lebih sering dibanding dengan biasanya.

Penderita diabetes menjadi lebih sering buang air kecil dikarenakan terjadi peningkatan glukosa pada  ginjal sehingga menyebabkan produksi urin meningkat, frekuensi buang air kecil yang berlebihan ini sering  di alami para penderita diabetes. hal ini akan lebih sering terjadi setiap hari terutama pada saat malam hari.

  1. Mudah haus

foto credit : merahbirunews.com

Reaksi tubuh saat kekurangan cairan adalah timbulnya rasa haus. Rasa haus terjadi saat tubuh dalam keadaan tidak melakukan apa-apa dan tidak melakukan kegiatan atau tidak mengeluarkan kalori.

Tubuh yang kekurangan cairan akan lebih sering merasakan haus dan ingin minum terus- menerus.

Orang sehat biasanya mengkonsumsi 3-8 gelas setiap harinya untuk beraktifitas sehari-hari tergantung energi yang kita keluarka. Bagi penderita diabetes terlalu sering buang air kecil menyebabkan  cairan didalam tubuh akan berkurang. Hal ini  dikarenakan terlalu sering buang air menimbulkan rasa haus yang berlebihan.

Saat tubuh kekurangan cairan terus menerus  maka  menyebabkan gejala diabetes berupa rasa haus yang dahsyat karena cairan tubuh selalu ingin diisi setiap saat.

 

  1. Gampang capek meski beraktifitas ringan

foto credit : tristatehs.com

Apakah anda sering merasa lelah meskipun tidak beraktifitas yang berat atau bahkan tidak melakukan apapun tapi badan terasa lemas, letih dan lesu?  Ini mungkin salah satu gejala diabetes.

Aktivitas sehari-hari banyak mengeluarkan energi yang di kelola tubuh. Energi dihasilkan oleh asupan gula dari makanan yang kita makan sehari-hari. Sedangkan  insulin dan glukosa darah adalah dua hal yang diperlukan untuk menghasilkan energi tersebut.

Pada penderita diabetes, kadar insulin dan tingkat glukosa tidak seimbang sehingga glukosa dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel sehingga sel tubuh tidak dapat menerima energi yang dibutuhkan.

Semua proses inilah yang membuat diabetes menjadi lebih cepat lelah.

 

  1. Berat badan turun drastis

foto credit : serumpi.com

Berat badan adalah acuan pertama dari berbagai penyakit, biasanya orang akan mengalami penurunan berat badan jika menderita penyakit tertentu. Begitu pula dengan gejala pada diabetes.

Orang yang mengalami enurunan berat badan secara terus- menerus  bisa menandakan bahwa seseorang  mengidap diabetes.

Hal ini karena gula darah atau glukosa tidak bisa terserap maksimal oleh tubuh disebabkan kurangnya insulin pada tubuh yang berfungsi sebagai. Akibatnya jumlah makanan yang dimakan tidak berguna selama insulin tidak mampu menyalurkan gula sebagai sumber energi bagi tubuh.

Untuk itu bagi anda yang mengalami penurunan berat badan secara signifikan secara terus menerus, anda harus segera memeriksakan diri ke dokter ataupun mengecek gula darah anda di apotek terdekat.

 

  1. Luka tidak cepat kering

foto credit : hellosehat.com

Kita tidak pasti sering terkena sesuatu yang tajam atau terjatuh yang menyebabkan timbulnya luka di bagian tubuh tertentu. Biasanya luka akan segere mengering dengan sendirinya.

Luka pada tubuh akan segera mengering dengan sendirinya dalam beberapa hari. Karena sel darah putih akan bekembang cepat menutupinya.

Bagi penderita diabetes penyembuhan luka yang harusnya dilakukan oleh sel darah menjadi terganggu karena adanya kerusakan syaraf yang disebabkan oleh gula darah yang tinggi. Hal ini menyebabkan luka yang ada ditubuh tak kunjung sembuh dan susah kering.

Untuk mencegah terjadinya luka maka penderita diabetes harus benar-benar menjaga kulitnya agar dari benda tajam ataupun aktifitas-aktifitas yang rawan jatuh dan menyebabkan sebuah luka baru.

Kesehatan adalah hal yang paling berharga dan menjadi prioritas utama bagi manusia, karena jika tubuh tidak sehat maka actifitas menjadi tersendat dan sangat mengganggu.

Jika anda menemukan gejala-gejala diatas pada tubuh anda maka hal pertama yang dapat anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter kemudian mengecek kadar gula darah pada tubuh..

Diabetes tidak dapat disembuhkan tetapi diabetes dapat dicegah dengan berbagai cara yang bisa dilakukan oleh diri sendiri. Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Rutin berolahraga,

foto credit : halodok.com

Apakah anda termasuk orang yang malas berolahraga? Jika iya sebaiknya anda segera meninggalkan kebiasaan malas berolah raga ini, karena tidak dapat dipungkiri bahwa olahraga adalah cara yang paling ampuh untuk menhindari diri dari berbagai macam penyakit. Karena kalori dalam tubuh akan keluar secara sempurna sehingga mencegah timbulnya berbagai penyakit.

Seperti halnya dengan penyakit lainnya, diabetes dapat dicegah dengan cara berolahraga secara rutin dan teratur. Olahraga-olahraga kecil seperti lari pagi dan berjalan adalah salah satu kegiatan yang ampuh untuk mencegah diabetes.

  1. Selalu memantau kadar gula tubuh

foto credit : hellosehat.com

Kadar gula yang ada didalam tubuh akan selalu berubah-ubah. Sehingga untuk menjaga keseimbangan gula darah maka hal yang bisa dilakukan adalah selalu mengecek gula darah dengan alat pengukur gula darah (biasanya bisa ditemukan di apotek-apotek terdekat)  hal ini bisa dilakukan seminggu sekali jika memang anda menemukan adanya gejala-gejala penyakit gula seperti diatas.

Dengan memantau kadar gula darah secara mandiri maka anda akan lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman.

  1. Menjaga pola makan dan asupan gula

foto credit : meetdoctor.com

Jika anda telah menemukan tanda-tanda gejala diabetes seperti diatas maka hal yang harus anda lakukan adalah mengotrol pola makan sehari hari.

Mengontrol bukan berarti tidak makan sama sekali. Tetapi anda harus mengetahui asupan gula yang anda konsumsi setiap harinya.

Menjaga keseimbangan kadar gula bisa dilakukan dengan menghindari makanan-makanan yang banyak mengandung gula atau pemanis buatan. serta menjaga kadar gula darah tetap normal.

Untuk mengontrol gula darah anda dapat menggunakan pemanis rendah kalori untuk makanan dan minuman sehari-hari.

Selamat menempuh hidup sehat

 

Tinggalkan komentar